Dua Korban Penikaman di Hililaora Satu Meninggal Dunia

Ket. Foto: Almarhum dan Korban Yang Masih Kritis

Detikbrita.com Nias Selatan – Diduga akibat perselisihan tanah di Desa Hililaora Kecamatan Siduaori Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Provinsi Sumatera Utara, berujung maut terjadi Minggu, (28/8/2022), dua orang warga korban penikaman 1(satu) orang dinyatakan meninggal dunia, dan satu orang kritis dirumah sakit Thomsen Gunung Sitoli Nias.

Kornologis kejadian sementara yang dihimpun awak media, kepada salah seorang kerabat korban berinisial LL dikonfirmasi Senin (29/8/2022) melalui WhatsApp pribadinya mengatakan bahwa. sebelumnya Kepala Dusun 3(tiga) memanggil korban ML dan terduga pelaku di tempat kejadian perkara (TKP), untuk menengahi masalah tanah, pada saat itu belum tercapai kesepahaman antara kedua belah pihak.

“Kronologisnya Semalam pihak kepala dusun 3 memanggil korban ML dan pelaku untuk bertemu di tempat kejadian, untuk membicarakan permasalahan tanah. sehingga di pertemuan mereka masih belum ada  rasa damai.”tutur narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Lalu, karena tidak ada kesepakatan damai sehingga korban ML meninggalkan TKP diduga hendak pulang ke rumah. saat itu terduga pelaku datang dari belakang menusuk korban yang saat ini telah Almarhum.

“Sehingga korban ML almarhum pergi menuju tangga balik kerumah, langsung datang pelaku dari belakang menusuk korban almarhum.”ujarnya.

Kemudian, diduga korban kedua AL mengejar korban (almarhum) tujuannya untuk melerai, saat itu terduga pelaku menahan korban dan langsung menusuk korban kedua.”bebernya.

“Sehingga korban ke 2 mengejar korban almarhum untuk melerai dan dia di tahan oleh pihak pelaku dan langsung menusuk juga korban’ ke 2.”sebut LL kepada awak media.

Untuk sementara jumlah terduga pelaku 7 orang yakni, Alias Ama ST bersama 4 anaknya, dan dua orang bermarga B. menurut informasi dari pihak keluarga Korban. Ama LL.”jawabnya singkat saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp Senin,(29/8/2022).

Hal ini dikonfirmasi kepada pihak Polres Nias Selatan melalui WhatsApp Senin (29/8/2022) Kasat Reskrim AKP Fredy Siagian. menjawab pertanyaan wartawan dengan singkat, sabar dulu ya pak.

“Sabar dulu y pak.”jawab Kasat Reskrim singkat, hingga berita ini diterbitkan.(Suasana H.).

 

BAGIKAN:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *