Seorang Perempuan Ditemukan di Jalan Saat Ini Berada di Puskesmas Lahusa

Ket Foto: Kepala UPTD Puskesmas Lahusa

Detikberita.com Nias Selatan – Seorang perempuan diperkirakan berusia (20 Thn lebih) diduga ada kelainan “ada gangguan jiwa” ditemukan di sekitar Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias (Nisel) Selatan Provinsi Sumatera Utara.

Foto Pasien
Ket. Foto: Pasien Yang Ditemukan di Jalan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan dr. Heny K. Duha, melalui Kepala UPTD Puskesmas Lahusa Lurusan Harefa saat di hubungi via seluler Kamis, (1/9/2022) mengatakan kepada awak media ini, Pasien itu diantar Sabtu (27/8/2022) oleh salah seorang oknum TNI. “Pungkasnya.

“Dia di antar seorang anggota Koramil Lahusa yang di temukan terlantar di jalan katanya Sabtu, (27/8).

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa, ciri-ciri perempuan itu berambut hitam lurus sebahu, dan bentuk muka bulat. saat ditemukan tidak mempunyai Identitas.

Ket Foto: Hasil Screenshot di Medsos

Pasien ini tidak mau diajak bicara, dan sejak ditemukan sampai sekarang belum ada pihak yang mengaku anggota keluarganya. padahal sudah disiarkan melalui media sosial Facebook akun Pemkab Nias Selatan, dan menurutnya tidak mungkin takada yang mendengar dan membaca informasi tersebut.”ujarnya.

Dan telah menyampaikan hal itu kepada pihak Dinas Sosial Kabupaten Nias Selatan, namun terkendala karena tidak ada tempat yang tersedia. maka tetap dirawat di Puskesmas Lahusa sementara waktu.”tutur Kapus Lahusa.

Ia berharap secepatnya ditemukan oleh keluarganya, karena pasien itu memerlukan pendampingan khusus, pasalnya dia mengotori pakaiannya. kita sangat prihatin apalagi kakinya mengalami luka yang serius dan butuh perawatan.

“Kita sudah memesan kepada perawat di sana untuk di kontrol benar-benar. dan dia dipakaikan Pampers.”imbuhnya.

Jika ada yang merasa keluarga dapat mengunjungi langsung ke Puskesmas Lahusa.”ucap Kapus Lahusa sambil mengakhiri.

Selain itu menurut keterangan dari perawat puskesmas Lahusa, Kamis (01/9/2022) saat ditanya identitas pasien mereka menyampaikan diduga dia orang teluk dalam karena dari logat bahasanya.

“Tapi dari logat bahasanya seperti bahasa orang teluk dalam.”ucap salah seorang perawat puskesmas setempat.(Penulis: Suasana H.).

 

BAGIKAN:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *