Lebih 14 Siswi Mengalami Pelecehan Dari Oknum Guru di Salahsatu SMP Negeri di Medan

Ket Foto: Ilustrasi dari Internet

Deitkbrita.com Medan – Sebanyak 14 Siswa mengalami dugaan pelecehan, yang diduga dilakukan oknum Guru Inisial LS, yang mengambil mata pelajaran Penjaskes, di SMP Negeri 31 Medan Jalan Jamin Ginting KM 13.5 Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Oknum guru yang dimaksud dikenal sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan masalah ini telah dilaporkan oleh salah satu orang tua korban, di Polrestabes Medan Provinsi Sumatera Utara. pada (03/12/2022).

Laporan tersebut dengan Nomor LP/B/3694/XII/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tertanggal 3 Desember 2022 pukul 17.17 WIB, terlapor LS.

Pelecehan yang dimaksud yaitu, terjadi saat jam belajar di sekolah. dan korbannya sesuai Informasi diperoleh, ada 14 lebih siswi yang mengalami pelecehan dari oknum guru tersebut. dan bahkan masih ada korban lain yang belum melaporkannya.

Menurut penyampaian salah seorang orang tua siswi yang menjadi korban pelecehan oknum guru ini, menceritakan bahwa, kondisi mental anaknya saat ini sangat terganggu, dari Pengakuan korban kepada orangtuanya, “LS melecehkan mereka dengan cara, meremas payudara, memeluk, memegang perut dan meremas pantat.”ucap salah satu ortu siswa.

Kemudian, terduga pelaku pelecehan ini, sering melontarkan kata-kata yang berbau porno atau mesum kepada para korban, “sini kugigit lidahmu, dan sini buka aja bajumu. Lalu LS juga kerap meminta para korban ini, menggigit bibir, dan mencium.

Sementara, para korban ini rata-rata sudah kelas VIII (2 SMP) dan Kelas IX (3 SMP). mereka masih polos di peluk dan dirangkul sambil meremas payudara dan pantat siswa ini, tentu hal ini tidak sepantasnya dilakukan oleh oknum Guru ini.

Pada saat orangtua korban bertanya kepada anaknya atas peristiwa yang terjadi, malah menangis sesenggukan dan merasa ketakutan. diduga karena diancam atau diiming-imingi dengan nilai, oleh oknum Guru LS.”ucap salah satu ortu siswa yang enggan ditulis namanya, Minggu, (04/12/2022). seperti di kutip dari halaman media online sumut.jelajahnews.id, terbit 4 Desember 2022.

Lebih lanjut, dia menyampaikan “Bukan anak kami saja bang, mungkin masih banyak siswi lain mengalami hal yang sama, alumni dari sekolah ini ada tapi mereka takut melapor, yang diduga dilakukan oleh oknum guru itu. mereka sepertinya masih enggan atau takut melaporkan yang dialaminya.”pungkasnya.

“Alumni mereka juga sudah kena cuma tidak ada murid yang berani ngomong dan baru di tahun ini ada satu siswi yang berani ngomong makanya terbongkar,” pungkas orangtua korban.

Kasus ini diketahui berawal dari  pengakuan salah seorang korban yang memberanikan diri mengadu ke Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek). korban saat itu sambil menangis mengadu kepada Wakasek, menceritakan apa yang dialaminya dari perlakuan oknum gurunya itu.

“Karena mungkin anak ini merasa betul-betul gak tahan dan mungkin merasa ketakutan, atau merasa gak nyaman lagi atas kelakuan oknum guru itu, makanya melapor.”bebernya.

Pada saat korban mengadu ke wakil kepala sekolah inisial NS ini,  bertanya kepada korban, “siapa saja yang dipegang-pegang oknum guru itu ‘Cuma kamu aja dipegang pegang Bapak (oknum) itu’ tanya Wakepsek seperti menirukan perkataan ortu korban.

Kemudian, korban menjawab, “banyak, mendengar itu NS terkejut. NS pun bertindak dan semua korban dikumpulkan kemudian satu persatu ditanyakan. Alhasil semua korban mengakui menjadi korban pelecehan seksual.”ucap ortu korban.

Saat ini sebanyak Lima orangtua siswi telah membuat laporan polisi ke Polrestabes Medan. mereka mendatangi Polsek Medan Tuntungan namun karena unit PPA tidak ada di Polsek, lalu,  mereka diarahkan ke Unit PPA Polrestabes Medan.

Tidak sampai disitu, orangtua korban dari 14 siswi ini, merasa khawatir dan tidak tenang, sehingga pada Jumat lalu mendatangi sekolah. tujuan mereka ingin mengetahui perkembangan dan tindakan dari sekolah. Namun, saat digelar mediasi para orangtua korban, bahwa pihak sekolah terkesan membela oknum guru atau terlapor. Mediasi pun tidak m membuahkan hasil.

Sehingga para ortu ke 14 siswi menduga ada upaya-upaya dari pihak sekolah, untuk menutup-nutupi masalah ini atas kesalahan yang dilakukan oknum guru. dan tidak ada etikad baik dari oknum guru tersebut, atau mengakui perbuatannya serta meminta maaf.

“upaya mengkonfirmasi kepada pihak Polrestabes Medan belum berhasil, Hingga berita ini diterbitkan.

Sumber Berita: sumut.jelajahnews.id yang berjudul, “Oknum Guru SMPN 31 Medan Diduga Melecehkan Puluhan Siswi hingga Alami Trauma (JNS-BTM).

(Terbit Desember 4, 2022)

Editor: Suasana H.

 

 

 

 

 

 

BAGIKAN:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *