Warga Desa Hiliorodua Kecamatan Aramo Laporkan Kades, Ini Alsannya

Ket Foto: Masyrakat Desa Hiliorodua (Pelapor)

Detikbrita.com Nias Selatan – Kepala Desa Hiliorodua dilaporkan oleh masyarakat, di duga adanya penyelewengan atau penyalahgunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Hiliorodua Tahun 2022, Kecamatan Aramo, Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. Rabu (14/12/2022).

Laporan tersebut, disamaapikan di beberapa instansi pemerintah dan Penegak Hukum, yakni. Inspektorat, DPMD, Polres Nisel, Kejaksaan Negeri Nias Selatan, selasa, (13/12/2022).

Masyarakat ini, atau disebut sebagai pelapor, adalah penerima Dana BLT yang sumbernya dari Dana Desa (DD) Tahun 2022 di Desa Hiliorodua sebanyak 82 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tiba-tiba pada penyaluran BLT ada 50 KPM yang tidak menerima tanpa alasan dari Kepala Desa.

Sebelumnya masyarakat ini telah difalitasi oleh Camat Aramo untuk mencari tahu permasalahan tersdbut, dan saat itu tercapailah sebuah kesepakatan bersama antara Pelapor, Kades, BPD dan pihak Kecamatan bahwa, penerima manfaat BLT DD akan di bayarkan oleh Kades selama 14 Hari Kalender kedepan sejak adanya putusan tersebut. Kamis, (24/11/2022).

Namun, Kepala Desa diduga mengabaikan kesepakatan tersebut, sebab penyaluran BLT DD telah dilaksanakan, sedangkan yang 50 KPM hingga Desember ini masih belum. hal ini tertuang didalam surat kesepakatan bersama di Kantor Camat Aramo.

Mewakili pihak pelapor Rinusan Laia, kepada wartawan selasa, (13/12/2022). Mengungkapakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Inspektorat, DPMD, Polres Nisel dan Kejaksaan Negeri Nias Selatan, yang mana adalah Laporan telah diterima, dan berharap agar secepatnya di proses sehingga tidak terkesan Laporan Masyarakat diabaikan, dan Dana Tahun anggaran 2023 dapat berjalan semestinya.”ujarnya.

Selain itu, Riaman Buulolo bersama Dehenafao Laia, menambahkan bahwa, pihaknya sangat berharap kepada pemerintah Kebupaten Nias Selatan, agar laporan ini cepat di ditindaklanjuti dan diproses, sehingga ada titik terang dan transparan terkait penggunaan Dana Desa di Desa Hiliorudua Tahun 2022, yang di kelolah kepala Desa dan Bendahara selama ini. “kami juga masyarakat yang membuat laporan atau pengaduan hari ini siap mempertanggung jawabkan sesuai bukti-bukti yang kami lampirkan.”tandasnya.

Lebih lanjut dia (Risman Buulolo) menurutnya, sangat tidak etis dan tidak masuk akal kinerja kepala Desa Hiliourudua, dalam pembagian  BLT Dana Desa Tahun 2022, dimana telah mendapatkan bukti yang sangat tidak transparan kepada masyarakat Desa Hiliorudua selama ini, yang diduga kuat memberikan BLT kepada masyarakat yang bukan penduduk Desa Hiliorudua tanpa ada surat pindah sama sekali.”bebernya.

“Kami mengharapkan kepada bapak – bapak dari kabupatan Nias Selatan agar secepat mungkin diproses laporan ini. Sehingga apa yang menjadi hak-hak masyarakat dibayarkan oleh kepala Desa Hiliorudua dan transparan, jujur dalam menjalankan kepemimpinannya di Desa Hiliorudua Kecamatan Aramo.”pintanya.

Media ini, mencoba mengkonfirmasi terkait dugaan penyelewengan yang disampaikan kepada penegak hukum oleh masyrakat, Rabu, (14/12/2022). Kepala Desa Hiliorodua Sabarhati Laia, tidak merespon panggilan/atau tidak mengangkat telp. Hingga berita ini ditayangkan.

 

BAGIKAN:
Writer: HaritaEditor: Suasana H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *